• Health

    Informasi Seputar Kesehatan

  • Parenting

    Informasi Seputar Keluarga

  • Relationship

    Informasi Seputar Hubungan Pacaran

  • Wedding

    Informasi Seputar Pernikahan dan Rumah Tangga

  • Sex

    Informasi Seputar Seks

  • Life

    Informasi Seputar Kehidupan

  • General

    Informasi Hal-hal Umum

  • Entrepreneur

    Informasi Seputar Wirausaha

Saturday, February 6, 2021

Pengertian Distributor, Supplier, Agen, Reseller & Dropshipper

Di dalam dunia jual beli, ada beberapa pihak yang terlibat mulai dari hulu pembuatan sampai hilir pengkonsumsian.
Tanpa pohak-pihak tersebut, aktivitas jual beli sukar dilakukan, apalagi untuk barang-barang retail yang biasanya di konsumsi secara satuan oleh konsumen akhir.

Nah, di artikel singkat ini kita akan membahas tentang apa itu definisi distributor, supplier, agen, reseller, dan dropshipper dan juga cara kerjanya.

Pengertian Distributor
Pengertian distributor adalah individu atau instansi yang membeli barang langsung dari produsen untuk kemudian dijual kepada penjual eceran atau retailer.
Seorang distributor biasanya tidak menjual barang secara langsung kepada konsumen. Akan tetapi, beberapa distributor juga dapat menjual barang tersebut kepada konsumen tanpa melalui perantara terlebih dahulu.

Dalam siklus perdagangan, distributor menempati urutan kedua setelah produsen karena distributor menerima barang secara langsung dari produsen.
Keuntungan yang didapat distributor berupa potongan harga dari produsen. Apabila distributor membeli barang semakin banyak, maka semakin banyak pula potongan harga yang diberikan oleh produsen.

Fungsi dan Tugas Distributor
Fungsi dan tugas distributor yang utama adalah sebagai perantara yang mendistribusikan barang dari tangan produsen ke tangan pengecer dan konsumen. Adapun tugas distributor secara detail adalah sebagai berikut.

1. Membeli Produk
Distributor bertugas membeli barang atau jasa secara langsung dari tangan produsen ataupun pedagang yang lebih besar.

2. Menyimpan Produk
Setelah barang dibeli dari tangan produsen, distributor juga harus menyimpan barang-barang tersebut dalam jangka waktu yang cukup lama sebelum akhirnya dijual kepada pengecer.

Karena jumlah barang yang banyak dan jangka waktu penyimpanan yang cukup lama, seorang distributor biasanya membutuhkan tempat penyimpanan khusus.

3. Menjual Produk
Distributor menjual barang tersebut kepada pengecer atau konsumen dengan harga yang lebih tinggi dari harga beli yang telah dibayarkan kepada produsen agar mendapat keuntungan.

4. Mengangkut Produk
Selain menjual barang yang didapatkan dari produsen, seorang distributor juga bertanggung jawab untuk mengangkut barang dari produsen ke pengecer atau konsumen. Adapun biaya pengangkutan tersebut akan diakumulasikan ke dalam harga barang yang akan dijual.

5. Klasifikasi Produk
Distributor memiliki tugas untuk mengklasifikasikan barang yang akan dijual berdasarkan pada jenis, ukuran, dan kualitas produk tersebut.

6. Informasi Produk
Pihak distributor bertanggung jawab untuk menyediakan dan memberikan informasi tentang perkiraan harga dan pemasaran barang pada waktu tertentu.

7. Promosi Produk
Kegiatan promosi ternyata tidak dilakukan oleh pihak produsen, melainkan distributor. Kegiatan ini bermaksud untuk memperkenalkan produk yang dijual kepada konsumen. Melalui media iklan, distributor menjelaskan manfaat, harga, dan mutu dari produk tersebut.

Pengertian Supplier
Supplier berasal dari kata supply yang berarti persediaan. Jadi, Pengertian supplier adalah individu atau perusahaan yang menyediakan sumber daya atau bahan baku mentah yang kemudian dijual untuk diolah dan dijadikan barang siap jual.

Barang yang dimiliki supplier adalah bahan baku mentah, seperti sayur, kapas, daging ayam, daging sapi, sawit, dan lain-lain. Bisa juga bahan baku tersebut merupakan barang setengah jadi, seperti kertas, plastik, keju, dan lain-lain.
Barang mentah atau setengah jadi tersebut merupakan bahan baku yang dibutuhkan oleh perusahaan lain.

Contohnya peternak ayam yang memasok daging ayam potong yang untuk kemudian akan diolah menjadi nugget, sosis, baso, dan produk olahan daging ayam lainnya.

Fungsi dan Tugas Supplier
Supplier memiliki peran yang sangat penting dalam rantai perekonomian karena tanpa bahan baku yang dipasok oleh supplier, barang atau jasa tertentu tidak akan dapat diproduksi, sehingga konsumen tidak akan dapat menikmatinya.

Berikut adalah fungsi dan tugas dari supplier.
Tugas supplier yang pertama adalah memastikan ketersediaan bahan baku yang akan digunakan oleh pihak individu atau perusahaan yang membutuhkannya.
Supplier harus dapat memastikan bahwa bahan baku yang dipasok masih dalam kondisi prima ketika diterima oleh individu atau perusahaan tersebut.
Supplier bertanggung jawab untuk menyimpan bahan baku sebaik mungkin sebelum dikirim ke pihak individu atau perusahaan yang membutuhkannya.
Supplier juga bertanggung jawab mengirimkan bahan baku dengan tepat waktu.

Pengertian Agen
Banyak yang menyamakan agen dan distributor karena kedua pelaku ekonomi ini memiliki peran yang sama, yaitu sebagai perantara antara produsen ke konsumen. Akan tetapi, agen pada dasarnya berbeda dengan distributor.

Agen adalah penyalur barang atau jasa atas nama suatu perusahaan tertentu. Hal ini yang membedakan agen dan distributor. Jika distributor menjual barang atau jasa atas namanya sendiri, agen menjual barang atas nama perusahaan tersebut.

Distributor mendapatkan keuntungan dari selisih harga jual dan harga beli, sedangkan agen mendapatkan komisi dari produsen. Agen juga tidak berhak menentukan harga jual karena harga telah ditentukan oleh.

Kelebihan dan Kekurangan Agen
Sebagai pelaku ekonomi, agen juga memiliki keuntungan dan risiko tersendiri. Berikut adalah kelebihan dan kekurangan menjadi agen.

A. Kelebihan Agen
Agen hanya bertugas menjual barang yang diproduksi oleh produsen tanpa harus menciptakan atau membuat sendiri produk tersebut.
Potensi keuntungan cukup besar karena komisi diberikan langsung oleh produsen.
Tidak menanggung kerugian atas barang yang tidak laku terjual karena barang tersebut dapat dikembalikan ke produsen.

B. Kekurangan Agen
Pada beberapa kasus, Anda akan harus mempersiapkan modal yang besar untuk menjadi agen.
Anda harus memiliki tempat penyimpanan yang memadai.
Tidak dapat menentukan sendiri keuntungan yang diinginkan.

Pengertian Reseller
Pengertian Reseller adalah suatu individu atau perusahaan yang membeli barang ataupun jasa dari pihak produsen atau distributor, tetapi tidak untuk dikonsumsi. Barang yang dibeli tersebut akan dijual kembali kepada end user atau konsumen akhir demi mendapatkan keuntungan.

Reseller bukan merupakan bagian dari produsen. Untuk menjadi seorang reseller, Anda harus mempersiapkan modal yang tidak sedikit karena harus menyetok barang yang akan dijual terlebih dahulu.

Kelebihan dan Kekurangan Reseller
Seperti halnya pelaku ekonomi lainnya, menjadi seorang reseller juga memiliki kelebihan dan kekurangan. Adapun kelebihan dan kekurangan menjadi seorang reseller adalah sebagai berikut.

A. Kelebihan Reseller
Anda akan dapat mengelola dan mengetahui kualitas barang karena telah menyetoknya terlebih dahulu.
Tidak terikat pada satu produsen saja. Maka dari itu, akan cukup mudah untuk mengembangkan usaha.
Tidak memproduksi barang tersebut sendiri.
Dapat menentukan besarnya keuntungan yang diinginkan.
Dapat mengontrol branding dari usaha Anda karena pengemasan dan pengiriman barang dilakukan secara mandiri, bukan dikemas dan dikirim oleh produsen.

B. Kekurangan Reseller
Membutuhkan modal yang sangat besar di awal usaha untuk membeli barang-barang yang akan dijual.
Harus mempersiapkan tempat khusus seperti gudang untuk menyimpan stok barang.
Kerugian ditanggung pihak reseller apabila ada barang yang rusak atau tidak laku terjual.
Dituntut untuk bisa multitasking mulai dari pemasaran, melayani pemesanan, pengemasan, pengiriman barang, serta menerima complain dari konsumen.

Pengertian Dropshipper
Pengertian Dropshipper adalah orang atau perusahaan yang menjual barang dari produsen atau distributor tanpa menyetoknya terlebih dahulu. Jadi, dropshipper hanya bermodal gambar dari barang tersebut ketika menjualnya.

Biasanya, gambar barang yang hendak dijual diperoleh dari produsen atau distributor. Drop shipper hanya bertanggung jawab untuk mengunggah gambar barang agar ada konsumen yang tertarik untuk membelinya.

Pengemasan dan pengiriman merupakan tanggung jawab produsen. Anda hanya harus memasarkan barang atau jasa terkait secara maksimal melalui trik-trik tertentu.

Kelebihan dan Kekurangan Dropshipper
Menjual barang melalui sistem dropship bukanlah tanpa kekurangan. Berikut adalah kelebihan dan kekurangan menjadi dropshipper.

A. Kelebihan Dropshipper
Tidak harus menyetok barang terlebih dahulu, sehingga Anda tidak akan mengalami kerugian apabila barang tidak laku.
Tidak harus memiliki modal yang besar untuk memulai usaha.
Dapat menjual berbagai barang dari berbagai produsen.

B. Kekurangan Dropshipper
Meskipun menjual barang dari produsen, Anda harus tetap menerima keluhan dari konsumen apabila barang yang dijual ternyata kualitasnya kurang baik.
Keuntungan yang didapatkan tidak sebesar reseller.

Keuntungan Dan Perbedaan Dropship Reseller

Sistem bisnis dimana seseorang membeli produk tertentu dari distributor/supplier untuk kemudian barang tersebut dijual kembali baik secara grosir ataupun eceran.
Reseller secara bahasa diartikan “menjual kembali”, reseller akan menjual kembali barang yang dibeli dengan harga yang lebih tinggi sehingga ada selisih keuntungan yang menjadi hak penuh dari pihak reseller.

Bila dijelaskan secara sederhana.
Semisal, ada distributor A menjual Baju Polos dengan harga satuan 50.000
Untuk harga reseller produsen A mematok harga 35.000 dengan minimal pembeliah 50 pcs.
Jika reseller membeli 50 pcs, maka harganya adalah 35.000 x 50 = Rp. 1.750.000
Selanjutnya barang akan dikirim ketempat reseller dan dijual kembali dengan harga jual satuan sama seperti distributor A yakni 50.000 ataupun diatasnya.

Dengan skema diatas maka reseller diuntungkan dengan harga beli dari distributor yang lebih murah dari harga satuan. Reseller leluasa mengatur harga dari barang yang telah dibeli.

Keutungan lainnya, reseller juga bisa memanfaatkan “Merk” dan segala fasilitas seperti tool kit, katalog produk, testimoni, grup diskusi yang biasanya disediakan oleh pihak distributor.

Bagi distributor sendiri, adanya reseller sangat menguntungkan karena barang yang dimiliki bisa langsung terjual dalam jumlah banyak.

Cara Kerja Reseller
Cara kerja reseller telah disebutkan pada bagian atas, yakni Kita membeli barang dari supplier/distributor dengan minimal pembelian sesuai ketentuan.
Selanjutnya barang akan dikirim ke gudang/rumah/tempat kita untuk kemudian kita jual, entah secara offline ataupun online di marketplace dan jaringan periklanan semacam fb ads, google ads ataupun instagram ads.

Pada beberapa kasus, pihak distributor biasanya memberikan pelatihan khusus untuk para resellernya. Mereka mengajarkan bagaimana cara berjualan, cara menarik pelanggan, cara beriklan, cara membuat copywriting, mindset bisnis, cara membuat foto produk yang menarik dll.

Terkadang distributor memberikan reward tertentu pada para reseller yang loyal atau menjadi penjual terbanyak dari produk yang dipasarkan.

Keuntungan Menjadi Reseller
Dengan menjadi reseller kamu akan mendapat beberapa keuntungan, diantara keuntungan reseller adalah sebagai berikut;

1. Tidak Perlu Memproduksi Barang Sendiri
Reseller tak perlu memikirkan produksi barang, tugas mereka adalah memikirkan strategi pemasaran agar barang laku dijual sebanyak-banyaknya.

2. Tidak Terikat
Dengan menjadi reseller kita bisa bebas menjual barang lain. Misalnya ketika menjual hijab kita dapat menjadi reseller dari beberapa brand hijab sekaligus seperti zoya, shapira, elzatta, rabbani dll.

3. Bebas Mengatur Harga Jual
Dengan menjadi reseller kita dapat membeli barang dengan harga lebih murah dari distributor utama dan menjualnya sesuka hati kita. Entah itu menjualnya, dibawah, diatas atau mengikuti harga pasar.

4. Mendapat Bonus, Komisi dan Diskon
Beberapa distributor menerapkan bonus, komisi dan diskon pada setiap resellernya yang loyal dan sering melakukan pembelian.

5. Komunitas Berbagi Ilmu
Setiap distributor umumnya membekali para resellernya dengan bimbingan berkelanjutan, mulai A-Z ilmu penjualan. Mulai dari bagaimana menjual barang secara offline, online dan ilmu-ilmu marketing lainnya.

6. Mengetahui Kualitas Barang dan Stok
Reseller memiliki barang yang akan dijual secara fisik, berbeda dengan dropshiper. Dengan menjadi reseller kita dapat mengecek kualitas barang sebelum dijual pada konsumen. Apakah ada kecacatan atau kerusakan pada produk yang dijual.

Kekurangan Reseller
1. Harus Memiliki Modal Untuk Stok Barang
Reseller harus memiliki modal yang cukup untuk melakukan stok barang. Ini dikarenakan distributor yang umumnya mematok minimal jumlah pembelian. Misalnya minimal harus membeli 100 pcs, 200 pcs dst.

2. Ketersediaan Tempat dan Pegawai
Reseller harus memiliki tempat atau gudang untuk menyimpan barang. Selain itu ia juga harus memikirkan strategi pemasaran agar barang yang dimiliki dapat terjual.
Hal seperti ini membutuhkan multitasking dan kemampuan untuk membangun tim dan manajemen secara baik.

3. Kerugian Ditanggung
Setiap kerugian, komplain atau keluhan dari pelanggan sepenuhnya menjadi tanggung jawab reseller. Hal seperti ini sebetulnya berlaku sama untuk para dropshipper.

Hanya saja reseller dapat meminimalisir keluhan pelanggan, karena mereka dapat melakukan quality control sendiri terhadap barang dan juga memastikan paket ter-packing dengan rapi hingga sampai ketangan pelanggan.

Perbedaan Dropship dan Reseller
Reseller dan dropshiper memiliki beberapa perbedaan mulai dari cara kerja, modal dan lain sebagainya. Berikut adalah beberapa perbedaan dropship dan reseller.

1. Cara Kerja Reseller dan Dropship
Reseller

-> Membeli barang dari distributor
-> Barang dikirim ke tempat kita (rumah/gudang)
-> Melakukan promosi offline/online
-> Jika ada pembeli, barang langsung dikirim dari tempat kita.

Dropship
-> Melakukan promosi offline/online (Umumnya online) dengan memajang katalog barang di marketplace, ig, fb dll
-> Jika ada pembeli, dropshipper akan menghubungi distributor untuk melakukan pengiriman barang
->Barang dikirim dari tempat distributor.

2. Modal
Reseller harus mengeluarkan modal untuk melakukan stok barang dan juga menyediakan tempat untuk menaruh barang (rumah/gudang)
Dropshipper tidak perlu mengeluarkan uang banyak karena tidak perlu stok barang ataupun menyediakan tempat barang.

3. Profit atau Keuntungan Dropship dan Reseller
Reseller mempunyai peluang untuk mendapatkan keuntungan lebih dibandingkan dropshipper. Ini salah satunya dikarenakan reseller akan membeli harga barang yang lebih murah dari pihak distributor.

4. Resiko
Untuk masalah resiko sebetulnya tergantung dari skill yang dimiliki oleh masing-masing Individu. Reseller bisa saja menanggung kerugian besar ketika misalnya melakukan stok produk dalam jumlah banyak namun barang tidak laku. Atau reseller (pe-resell) salah membaca pasar, sehingga stok barang kurang diminati dsb.

Dropshipper memiliki resiko yang minim, Namun kembali lagi pada kata diawal tadi, semuanya bergantung pada keahlian masing masing.

15 Gedung Tertinggi di Dunia

Bagi kamu yang punya hobi traveling, tentu harus banget pergi ke landmark dunia yang terkenal. merangkum beberapa bangunan tertinggi di dunia yang harus kamu ajak foto bersama saat ke sana.

1. Eiffel Tower, Paris, Perancis (324 meter)

Pasti tahu kan bangunan satu ini? Eiffel Tower terletak di Paris. Dibangun pada 1889 oleh Gustave Eiffel, awalnya menara ini digunakan sebagai menara pengamat. Eiffel Tower memerlukan 50-60 ton cat untuk menjaganya dari karat lho. Belum lagi, menara ini sangat terkenal untuk pre-wedding!

2. Tokyo Tower, Jepang (332,9 meter)
7-

Menara di Tokyo ini punya fungsi yang sama dengan Eiffel Tower. Di sekitar Tokyo Tower terdapat restoran, museum, dan toko-toko. Tokyo Tower dibangun sejak 1957 hingga 1958 oleh Tachu Naito.

3. Guangzhou International Finance Center, Tiongkok (439 meter)

Gedung tinggi ini terdiri dari 66 lantai yang berfungsi sebagai perkantoran, pusat konferensi, dan hotel. Bangunan yang menjulang tinggi ini dibangun pada 2005 hingga 2010 dengan arsitek Wilkinson Eyre.

4. Kingkey Finance Center Plaza, Tiongkok (442 meter)

Bangunan ini sering disebut dengan KK100, yang terletak di kota Shenzhen. KK100 berfungsi sebagai perkantoran dan perhotelan. Gedung ini merupakan gedung tertinggi yang pernah dibangun arsitek asal Inggris bernama TFP Farrels.

5. Zifeng Tower, Nanjing (450 meter)

Arsitek asal Skidmore, Owings and Merill (SOM), bernama Adrian Smith menggagas pembangunan gedung ini. Zifeng Tower ini digunakan sebagai hotel, restoran, dan tempat observasi publik.

6. Petronas Twin Tower Malaysia (451,9 meter)

Twin Tower yang terkenal di Malaysia ini dibangun oleh Cesar Pelli pada 1992-1998. Bangunan ini terdiri dari 88 lantai yang merupakan kantor minyak kelapa sawit terbesar se-ASIA.

7. International Commerce Center, Hong Kong (484 meter)

Gedung tinggi ini diselesaikan pada 2010, yang terdiri dari 108 kantai. ICC dibangun oleh tim arsitek dari MTR Corporation Limited dan Sun Hung Kai Properties sebagai perkantoran dan perhotelan di daerah West Kowloon.

Ada yang istimewa di gedung ini, yakni kolam renang yang berada di lantai 108. Wah, pemandangannya pasti luar biasa sekali!

8. Shanghai World Financial Center, Shanghai (492 meter)

Yang unik, bangunan satu ini berbentuk seperti pembuka botol raksasa. Terdapat lubang sebesar 164 kaki untuk mengurangi tekanan angin. Shanghai World Financial Center dibangun dari tahun 1997, dan baru selesai 2008 oleh William Pedersen.

9. Taipei 101, Taiwan (508 meter)

Pembangunannya dimulai sejak 1999 sampai 2004 oleh arsitek yang bernama C. Y. Lee. Gedung pencakar langit ini difungsikan sebagai perkantoran dan pusat perbelanjaan di Taipei, Taiwan. Bentuknya seperti pagoda yang bersusun delapan.

10. Willis Tower, Chicago (527 meter)

Awalnya, bangunan ini bernama Sears Tower. Namun, sejak 2009, namanya berganti Willis Tower. Penggantian nama dikarenakan Willis Group menempati sebagian besar ruangannya. Arsitek Skidmore, Owings, and Merill (SOM) membangun gedung tersebut selama 1970-1974.

11. One World Trade Center, New York (546 meter)

Bangunan berbentuk Oktagon sempurna itu terdiri dari 94 lantai. One World Trade Center, yang kemudian disebut WTC, merupakan salah satu korban serangan pada 11 September 2001. Arsitek WTC merupakan pemilik dari Skidmore, Owings, and Merill (SOM) yang bernama David Childs.

12. Makkah Royal Clock Tower, Mekkah (601 meter)

Dikenal juga dengan Abraj Al-Bait Tower, bangunan ini dikhususkan untuk tempat akomodasi para jemaah haji. Royal Clock Tower ini dibangun tim arsitek Al-Handasah Architects sejak 2004-2012. Tower ini mempunyai bulan sabit emas seberat 35 kilogram pada puncaknya.

13. Shanghai Tower, Shanghai (632 meter)

Dibangun sejak 2008 hingga 2015 oleh arsitek Marshall Strabala dan Jun Xia. Bangunan ini digunakan sebagai restoran, pertokoan, perkantoran, sky lobby, dan tempat rekreasi. Shanghai Tower terdiri dari 121 lantai yang juga terdapat museum di dalamnya.

14. Tokyo Sky Tree, Jepang (634 meter)

Menara ini dibangun sebagai tempat siaran, observasi, dan rekreasi. Tokyo Sky Tree dibangun sejak tahun 2008 hingga 2012 dengan arsitek yang bernama Nikken Sekkei. Tokyo Sky Tree didesain agar tahan gempa, lho.

15. Burj Khalifa, Dubai (830 meter)

Siapa yang tidak pernah mendengar nama bangunan yang satu ini. Dibangun mulai 2004 hingga 2010, menara ini dicetuskan Sheikh Mohammed bin Rashid Al Maktour.

Dari 160 lantai, ada hotel yang berjumlah 304 dan apartemen sebanyak 900 unik. Menara ini juga mempunyai elevator tercepat di dunia,

10 Gedung Pencakar Langit Tertinggi di Dunia

Gedung-gedung pencakar langit sudah bukan lagi hal yang wah. Pasalnya, sudah banyak sekali gedung-gedung menjulang tinggi di seluruh dunia. Predikat gedung tertinggi saat ini dipegang oleh Burj Khalifah yang terdapat di Dubai, Uni Emirat Arab. Selain itu, ada beberapa lainnya yang juga masuk jajaran gedung tertinggi dunia.

1. Burj Khalifa, Dubai

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, Burj Khalifa, Dubai ini merupakan bangunan tertinggi di dunia saat ini. Ketinggiannya hampir mencapai 2,717 kaki atau 828 meter. Gedung ini resmi dibuka pada 4 Januari 2010 yang dibuat oleh arsitektur Skindmore, Owings, dan juga Merril. Pencetusnya ini sendiri adalah Sheikh Mohammed bin Rashid Al Maktour.

2. Shanghai Tower, Shanghai, China

Sementara itu untuk bangunan tertinggi kedua di dunia adalah Shanghai Tower, China. Shanghai Tower ini memiliki ketinggian gedung mencapai 2,073 kaki atau 632 meter. Bangunan ini dibangun di Lujiazuli, Pudong, Shanghai dengan 121 tingkat dan luas area mencapai 380.000 persegi.

3. Abraj Al-Bait Clock Tower, Mekkah

Disebut juga dengan Makkah Royal Clock Tower, bangunan yang didesain oleh para arsitek dari Dar Al Handasah Architects ini bisa ditempuh dengan jalan kaki dari Masjidil Haram. Kompleks Abraj Al-Bait ini memiliki beberapa Menara yang bisa menampung ribuan peziarah yang berdatangan ke kota. Luas area ini mencapai 1,5 juta meter persegi. Tingginya sendiri mencapai 1,971 kaki atau sekitar 601 meter.

4. Ping An Finance Centre, Shenzhen, China

Bangunan tertinggi keempat adalah Ping An Finance Centre atau dikenal dengan julukan Ping An IFC. Tinggi dari gedung pencakar langit ini adalah 1,965 kaki atau 599 meter. Pembuat bangunan ini adalah arsitektur yang berasal dari Negeri Paman Sam, Kohn Pederson Fox Associates.

5. Goldin Finance 117

Memiliki ketinggian 1,959 kaki atau setara dengan 597meter, Goldin Finance 117 ini menjadi gedung tertinggi nomer lima di dunia. Dikenal juga dengan China 117 Tower, gedung di China ini awalnya dijadwalkan untuk selesai di tahun 2014 yang lalu. Namun karena ada kendala, di tahun 2010 yang lalu pembangunannya baru selesai di tahun 2017 dan bakal segera dibuka pada tahun 2018 ini.

6. Lotte World Tower, Seoul

Lotte World Tower di Seoul saat ini menjadi gedung tertinggi keenam di dunia. Ketinggianya mencapai 1,823 kaki atau setara dengan 555 meter. Di Korea Selatan sendiri, gedung ini sekarang menjadi yang tertinggi setelah melampaui Northeast Asia Trade Tower yang memegang rekor sebelumnya dengan ketinggian 305 meter.

7. One World Trade Centre, New York City

Selanjutnya adalah One World Trade Centre yang berada di New York. Disebut juga dengan Freedom Tower, gedung ini dibuat oleh arsitek David Childs yang merupakan pemilik dari perusahaan Skidmore, Owings, dan Merril yang juga membangun gedung tertinggi di dunia saat ini, Burj Khalifa, Dubai. Ketinggian bangunan ini adalah 1,776 kaki atau setara dengan 541 meter.

8. CTF Finance Centre, Guangzhou China

Berlokasi di Guangzhou, China gedung pencakar langit ini memiliki ketinggain 1,740 kaki atau setara dengan 530 meter. Pembangunan dari gedung ini sudah dimulai sejak tanggal 29 September 2009 dan sudah dibuka pada Oktober 2016. Gedung ini difungsikan untuk banyak hal, misalnya saja pusat konferensi, hotel, observasi, gedung perkantoran dan juga mall.

9. Taipei 101, Taipei, Taiwan

Didesain oleh C.Y. Lee dan rekan-rekannya, Taipei 101 ini memiliki tahap pembangunan yang memakan waktu cukup lama, yakni mulai dari tahun 1999 sampai tahun 2004. Awalnya dikenal sebagai Taipei Wold Financial Center yang memang sudah sejak tahun 2004 yang lalu telah dimasukkan ke dalam salah satu gedung tertinggi di dunia. Ketinggiannya mencapai 1,670 kaki atau 509 meter.

10. Shanghai World Financial Centre, Shanghai, China

Yang terakhir ada Shanghai World Centre yang bertempat di distrik Pudong, Shanghai, China. Tingginya adalah 1,614 kaki atau setara dengan 492 meter. Bangunan pencakar langit ini mulai didirikan sejak 27 Agustus 1997 dan selesai dikerjakan tahun 2008 yang lalu. Pembukaannya sendiri dilakukan pada 28 Agustus 2008. Di sini ada kantor, hotel, museum, mall, dan juga ruang observasi.

Bagi kamu yang bosan dengan destinasi wisata yang itu-itu melulu, salah satu dari gedung pencakar langit di atas bisa dikunjungi. Supaya feed Instagrammu semakin luar biasa.

Para Taipan Pemilik Lima Gedung Tertinggi di Indonesia

Saujana cakrawala Jakarta, di sudut manapun kita berada, Wisma 46 akan terlihat tegak sempurna. Bentuknya yang meliuk dan meruncing bagai pena di bagian mahkota (crown) adalah penanda khas yang membangkitkan orgasme visual. Maklum bila pencakar langit yang dirancang Zeidler Roberts Partnership ini tak tergantikan sebagai tengara ibu kota Indonesia, selain Monas, tentu saja. Menjulang 262 meter, fasad biru metaliknya demikian impresif dan mengundang para fotografer profesional untuk mengabadikannya sebagai salah satu portofolio paling berpengaruh.

Tak hanya oleh "mat kodak", para konsultan, pembuat film, sutradara iklan, atau mereka yang berkarya secara kreatif kerap menjadikan Wisma 46 ini sebagai latar belakang atau depan. Kendati bukan yang terjangkung di Indonesia, namun Wisma 46 masih dianggap sebagai gedung paling ikonik. Namun, tahukah Anda siapa pemiliknya? Apakah Anda juga tahu siapakan pemilik pencakar langit tertinggi di Indonesia? Mengupas pemilik lima pencakar langit tertinggi di Indonesia.

1. Ganda-Martua Sitorus 
Siapa tak kenal duo bersaudara Ganda dan Martua Sitorus? Mereka adalah dua orang kaya Medan yang punya bisnis kelapa sawit, pertambangan, dan terakhir properti. Melalui tentakel Gama Land, gabungan nama keduanya, mereka membangun Gama Tower. Gedung ini memegang rekor tertinggi di Indonesia. Mengangkasa 285,5 meter, Gama Tower mencakup 64 lantai. Fungsinya ganda, perkantoran dan hotel dengan bendera Westin dari Starwood. Gedung yang berlokasi di Jl HR Rasuna Said, Kuningan, ini hasil rancangan PT Sekawan DesignInc Arsitek. Dikembangkan sejak 2011 dan rampung lima tahun kemudian. Baca juga : Ini Dia Aset Properti Konglomerat Ganda-Martua Sitorus 

2. Sudono Salim, Lyman dan Dana Pensiun BNI 
Sudono Salim menggandeng Lyman dan Dana Pensiun BNI membentuk kolaborasi strategis bernama PT Swadharma Primautama. Mereka bersepakat membangun Gedung 46 lantai yang difungsikan sebagai perkantoran. Berada di kawasan terintegrasi BNI City seluas 16 hektar. Wisma 46 menjadi fokus perhatian, merepresentasikan struktur-struktur lain di sekitarnya yakni Shangri-La Hotel, Shangri-La Residence, dan Casa Domaine. Lihat Foto Presiden Komisaris PT Astra International Tbk Budi Setiadharma (kiri), Presiden Direktur PT Astra International Tbk Prijono Sugiarto (ketiga dari kanan), Direktur PT Astra International Tbk Simon Collier Dixon (kedua dari kiri), Chief of Property PT Astra International Tbk David Iman Santosa (kanan) dan Vice President PT Toyota Astra Motor Hideyuki Imai (kedua dari kanan) berbincang-bincang di depan maket Menara Astra saat menghadiri acara Ground Breaking Ceremony Menara Astra di Jakarta (10/12). (dok. Astra) 

3. PT Astra Property 
PT Astra International Tbk melalui PT Astra Property memulai debut perdananya dengan membangun Menara Astra dan Anandamaya Residence. Dengan dana lebih kurang Rp 7 triliun, Menara Astra dikembangkan bersamaan dengan Anandamaya Residence. Khusus Menara Astra, ketinggiannya mencapai 261,5 meter. Gedung ini difungsikan sebagai perkantoran dan terletak di Jl Jendral Sudirman. Baca juga : Markas Utama Astra Hampir Rampung Menara Astra merupakan perkantoran dengan klasifikasi premium dan telah lulus proses sertifikasi "Platinum Green Mark" dari BCA Singapura. Lihat Foto Sahid Sudirman Center(pikkoland) 

4. Sahid, Yantony Nio dan Tan Kian Sukamdani
Sahid Gitosarjono mengajak Yantony Nio dan Tan Kian menjalin aliansi strategis guna membangun perkantoran Sahid Sudirman Residence. Sahid merupakan pebisnis spesialis hotel. Sementara Yantony merupakan pengembang properti khusus kelas menengah atas. Dan Tan Kian, siapa yang tak kenal? Ayah dari Nicolas Tan ini adalah pemilik properti mewah Pacific Place, Ritz Carlton Hotel, JW Marriott Kuningan dan masih banyak lagi. Nah, Sahid Sudirman Center boleh dibilang istimewa. Pencakar langit ini diresmikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Ketinggian bangunan ini mencapai 59 lantai atau 258 meter. Luas total bangunan Sahid Sudirman Center sekitar 207.000 meter persegi. 133.000 meter persegi atau 54 lantai di antaranya dialokasikan untuk fungsi perkantoran. Sisanya merupakan fasilitas penunjang seperti parkir dan area servis. Lihat Foto Ciputra World Jakarta (www.ciputraworldjakarta.com) 

5. Ciputra Begawan
Properti Nasional yang posisinya belum tergantikan ini punya mimpi membangun Ciputra City di jantung bisnis Jakarta. Mimpinya sempat kandas karena krisis multidimensi 1997-1998. Namun, hal itu bukan penghalang baginya untuk merealisasikan mimpi besarnya. Dengan bekal tanah belasan hektar di koridor Satrio, Kuningan, Ciputra City bertransformasi menjadi Ciputra World Jakarta. Satu di antara gedung-gedung yang dibangun menjulang 253,3 meter yang mencakup 52 lantai. Gedung ini adalah Raffles Hotel Jakarta yang menempati posisi kelima tertinggi di Indonesia. Dikembangkan sejak 2009, hotel bintang lima ini resmi dibuka pada 2015. Pemiliknya adalah begawan properti nasional Ciputra. Raffles Hotel Jakarta merupakan bagian dari pengembangan superblok Ciputra World 1 Jakarta di koridor Satrio, Jakarta Selatan. Hotel mewah ini dirancang sebanyak 173 kamar dan suites, memadukan estetika Indonesia yang elegan, tingkat kenyamanan tertinggi, teknologi mutakhir untuk pemesanan kamar dan layanan butler dengan skema opsional.